5 Kuliner Ekstrem Korea Selatan Selain Menu Gurita Hidup
Ilustrasi Makan Gurita Hidup (ist/net)

NGAGAYA.ID – 5 Kuliner Ekstrem Korea Selatan Selain Menu Gurita Hidup. Baru-baru ini, video Ria Ricis yang menjajal kuliner ekstrem asal Korea Selatan berupa gurita hidup atau sannakji mendapat kritikan dari Garda Satwa Indonesia.

Video itu pun lantas banyak dibicarakan oleh warganet, tidak terkecuali kuliner ekstrem yang ditampilkan di dalamnya.

Padahal, perlu diketahui bahwa memakan seafood dalam keadaan mentah atau hidup-hidup merupakan hal yang wajar di Korea Selatan.

Sannakji sendiri bisa dimakan dalam keadaan terpotong-potong meski tentakel gurita masih akan bergerak. Di sisi lain, beberapa orang yang lebih berani biasanya memakan gurita tersebut dalam keadaan utuh.

Kuliner sannakji juga terkenal ekstrem karena siapa pun yang memakannya harus mengunyah gurita tersebut hingga lembut sebelum menelan. Jika tidak, sannakji dapat menyebabkan kematian karena tersedak.

Nah, selain sannakji, Korea Selatan ternyata masih punya aneka kuliner ekstrem lainnya. Dirangkum ngaGAYA.ID dari berbagai sumber, inilah deretan kuliner ekstrem asal negeri ginseng tersebut.

5 Kuliner Ekstrem Korea Selatan

1) Gaebul

Gaebul (Wikipedia Commons)

Gaebul merupakan contoh kuliner seafood lain yang dimakan mentah-mentah. Gaebul sendiri yakni cacing sendok atau sejenis binatang laut yang banyak ditemukan di pasar ikan Korea.

Cacing sendok ini memiliki bentuk panjang serta kerap disebut “ikan penis” karena memiliki manfaat meningkatkan libido.

Gaebul sendiri biasa dimakan dalam keadaan mentah ataupun hidup, juga masih akan bergerak meski sudah dipotong-potong.

2) Soondae

Soondae (Wikipedia Commons)

Soondae merupakan semacam sosis yang populer di Korea Selatan serta dibuat dari campuran mie bihun, beras ketan, juga darah babi.

Kerap disebut dengan nama sosis darah, bahan-bahan tersebut nantinya akan dimasukkan ke dalam selongsong usus serta direbus.

Selain dimakan langsung, soondae juga kadang dibuat sup atau yang biasa disebut soondae-guk.

3) Hongeo

Hongeo (Wikipedia Commons)

Skate merupakan jenis ikan yang memiliki bau sangat kuat serta mirip seperti urine. Namun, di Korea Selatan, fermentasi ikan skate menjadi salah satu kuliner yang dinikmati.

Hongeo atau fermentasi ikan skate ini biasanya disajikan dengan kimchi serta bossam (daging babi rebus), atau makgeolli (wine dari beras).

Untuk memakannya, disarankan supaya kita bernapas lewat mulut serta tidak menggunakan hidung karena baunya yang sangat kuat.

4) Bokjili

5 Kuliner Ekstrem Korea Selatan

Bokjili yaitu kuliner yang bersaudara dengan makanan Jepang bernama Fugu. Ya, nama ini mungkin sudah tidak asing karena Fugu merupakan kuliner yang terbuat dari ikan buntal.

Di Korea, ikan buntal dimasak menjadi bokjili atau sejenis sup ikan. Bokjili dibuat dengan cara membuat kaldu ikan buntal, kemudian dicampur dengan cabai dan rempah.

Banyak yang menyebutkan jika tekstur ikan ini lembut dan seperti permen kapas. Meski begitu, hanya koki yang berpengalaman serta punya izin saja yang dibolehkan memasak ikan buntal.

5) Beondaegi, satu dari 5 Kuliner Ekstrem Korea Selatan

5 Kuliner Ekstrem Korea Selatan

Terakhir, ada beondaegi atau kepompong ulat sutra yang dimasak dengan cara direbus atau dikukus.

Beondaegi biasanya disajikan dalam gelas kertas, kemudian disantap bersama dengan alkohol.

Saking terkenalnya, beondagi bisa ditemukan dijual baik di jalanan Korea Selatan maupun di supermarket dalam bentuk kalengan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here