Jelang 2020 Tren Mode Tahun 90an Masih Digandrungi

JAKARTA,NGAGAYA.ID, – Jelang 2020 Tren Mode Tahun 90an Masih Digandrungi. Hanya dalam hitungan hari kita akan menyongsong tahun baru 2020. Sejumlah perkiraan tren sudah mulai terlihat, termasuk dari bidang mode ataupun fashion.

Jelang 2020 Tren Mode Tahun 90an Masih Digemari

Fashion stylist Adi Surantha melihat busana ala tahun 90an masih digandrungi. Ini tidak hanya menjadi tren di tanah air tetapi juga secara global.

Tampilan ala 90an sebetulnya mulai kembali muncul sejak 2018 lalu, namun diprediksi akan masih berlanjut.

Beberapa item busana yang sangat lekat dengan citra 90an di antaranya busana berpotongan longgar seperti halnya celana baggy, oversized t-shirt, item bergaya hiphop atau RnB. Ataupun busana colorblock alias tabrak warna.

“Sebenarnya itu sudah keterusan dari tahun lalu, tetapi memang begitulah siklus tren, 10 years ago. Diulang-ulang tapi diinovasikan.”

Hal tersebut diungkapkan Adi ketika berbincang pada peluncuran logo baru Everbest di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).

Sementara dari alas kaki, sepatu dengan strap kecil serta epatu bersol tebal yang sempat ditinggalkan kini kembali digemari. Sebagian orang juga ingin menunjukkan ciri khas penampilannya dengan tampil berbeda.

Itulah mengapa beberapa orang juga mencari item-item yang dapat dikreasikan secara personal.

Salah satu fitur yang mendukung kebutuhan tersebut yaitu baru yang diperkenalkan oleh Everbest, salah satunya yaitu “Make It Mine”. Di mana pelanggan bisa memilih detail sepatunya sendiri sesuai dengan preferensi pribadi.

“Misalnya sedang tren heels kecil, bisa pilih. Atau bisa pilih heels yang lebih chunky bahkan detail strap bisa ditambahkan,” ungkapnya.

Meski sudah diawali sejak tahun lalu, kembalinya tren mode ala 90an diprediksi akan berlanjut hingga 2020.

Jadi, jika orangtuamu masih menyimpan baju lama mereka, tidak ada salahnya membuka kembali serta mencobanya. Siapa tahu pakaian tersebut dapat melengkapi tampilan ala 90an pilihanmu.

“Jadi kalau masih ada sepatu ibunya, misalnya, dapat dikeluarkan lagi kalau kualitas leather-nya masih bagus. Selop-selop juga bisa dikeluarin,” pungkas Adi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here